Stratia adalah AI Diagnostic Tools yang memantau dan mengevaluasi seluruh tahapan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah. Temukan masalah lebih dini, pahami akar penyebabnya, dan dapatkan rekomendasi perbaikan yang konkret di setiap tahap — untuk seluruh perangkat daerah.
SAKIP menuntut keselarasan antara perencanaan, pelaksanaan, pelaporan, dan hasil kinerja. Menilai kualitasnya secara manual memakan waktu, rawan bias, dan sulit dilakukan konsisten di seluruh OPD.
Stratia — Strategic Performance Intelligence Assistant in SAKIP — membaca dokumen dan data kinerja instansi Anda, lalu menilai kualitas setiap tahap secara objektif menggunakan kecerdasan buatan. Dari struktur Pohon Kinerja hingga keandalan laporan, Stratia menandai apa yang lemah, menjelaskan mengapa, dan menyarankan cara memperbaikinya.
Alih-alih sekadar memberi nilai, Stratia menelusuri keterkaitan antar-tahap: memastikan indikator selaras dari sasaran strategis hingga kegiatan, mendeteksi target yang tidak terukur, dan menemukan duplikasi atau ketidakkonsistenan sebelum menjadi temuan evaluasi. Hasilnya bisa dipantau berkelanjutan, sehingga perbaikan berjalan sepanjang tahun — bukan hanya menjelang penilaian.
Stratia menelusuri keterkaitan antar-tahap — memastikan setiap dokumen selaras dari hulu ke hilir, dan menilai kesehatan tiap tahap secara terpisah maupun sebagai satu kesatuan.
Menilai struktur dan logika RENSTRA, RENJA, serta keselarasan Pohon Kinerja (cascading) antar-level.
Memeriksa penetapan target, komitmen kinerja, dan keterukuran indikator yang diperjanjikan.
Mengevaluasi mekanisme pengumpulan data, konsistensi indikator, serta realisasi terhadap target.
Menilai keandalan LKjIP, kualitas penyajian informasi kinerja, dan kelengkapan bukti pendukung.
Menyoroti hasil evaluasi internal, capaian outcome, serta rekomendasi perbaikan yang perlu ditindaklanjuti.
Stratia menggabungkan analisis dokumen berbasis AI dengan kerangka penilaian SAKIP, menghasilkan diagnosa yang bisa langsung ditindaklanjuti.
Memeriksa struktur, logika kausalitas, kaidah SMART, konsistensi antar-dokumen, hingga duplikasi indikator dalam Pohon Kinerja.
Menandai anomali, indikator yang lemah, target yang tidak terukur, dan sasaran yang tidak selaras — sebelum menjadi temuan evaluasi.
Menelusuri cascading dan cross-cutting antar-level jabatan maupun antar-OPD, memastikan kinerja mengalir utuh dari strategi ke aksi.
Memberi saran yang spesifik, relevan, dan dapat ditindaklanjuti untuk setiap temuan — lengkap dengan alasan dan contoh perbaikannya.
Menyajikan nilai kesehatan tiap komponen dan predikat SAKIP secara jelas, sehingga kondisi instansi mudah dipahami sekali lihat.
Kendali data tetap di lingkungan Pemda, dilengkapi kontrol akses berbasis peran dan audit trail untuk setiap aktivitas.
Empat langkah yang berulang sepanjang tahun, menjaga kualitas SAKIP tetap terpantau — bukan hanya menjelang penilaian.
Unggah dokumen atau integrasikan sumber data kinerja — RENSTRA, IKU, Perjanjian Kinerja, hingga LKjIP.
Stratia membaca, memetakan, dan menilai kualitas tiap tahap secara objektif berdasarkan kerangka SAKIP.
Dapatkan skor kesehatan, daftar temuan, dan predikat untuk tiap komponen — beserta prioritas penanganannya.
Terapkan rekomendasi lalu pantau progres perbaikan dari waktu ke waktu, hingga skor terus membaik.
Setiap evaluasi menghasilkan nilai 0–100 dan predikat sesuai kerangka SAKIP, sehingga kondisi kinerja bisa dikomunikasikan dengan bahasa yang sama di seluruh instansi.
Jalankan diagnosa pertama Anda dan lihat di mana kinerja bisa ditingkatkan — dengan bukti, bukan tebakan.